Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
Memuat berita...
Iklan

Tragedi Laut Sampur: Pekerja CV SJA Meninggal Dunia

BANGKA TENGAH – Sektor pertambangan timah kembali berduka sekaligus menyisakan tanda tanya besar terkait keselamatan kerja. Seorang pekerja CV SJA, Arif (35 tahun), tewas seketika setelah tertimpa besi rajuk tower di lokasi penambangan perairan Laut Sampur, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/7/2026).
 
Berdasarkan keterangan sumber lapangan, kecelakaan fatal ini diduga kuat terjadi saat operasional berjalan di luar jam kerja resmi. Saat kejadian berlangsung, korban berada di atas ponton bersama rekan kerjanya, tiba-tiba bagian besi rajuk tower terlepas dan langsung menghantam tubuhnya dengan keras.
 
Upaya evakuasi dan pertolongan segera dilakukan rekan kerja, namun luka yang diderita korban terlalu parah. Arif dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.
 
Kasus ini makin menebalkan catatan merah penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di ranah pertambangan timah. Aktivitas yang diduga berjalan di luar jam kerja resmi memicu pertanyaan mendasar: apakah prosedur operasional diabaikan? Apakah pengawasan dilonggarkan? Dan apakah standar keselamatan tetap dipatuhi saat jam pengawasan berkurang?
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen CV SJA, kepolisian, maupun Dinas ESDM dan Tenaga Kerja terkait kronologi pasti, penyebab terlepasnya besi, serta legalitas aktivitas saat kejadian.
 
Redaksi terus berupaya meminta klarifikasi kepada pihak berwenang. Ruang hak jawab dibuka seluas-luasnya sesuai UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers, dan berita akan segera diperbarui begitu fakta terkonfirmasi.
 
(Tim Redaksi)
 
 
 

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan