Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
Memuat berita...
Iklan

Tambang Timah Ilegal Kembali Beroperasi di Perairan Kranggan Tembelok, Nelayan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian


 

MENTOK – Nasib nelayan di wilayah Kranggan Tembelok, Kecamatan Mentok, kian terancam seiring masih maraknya aktivitas penambangan timah ilegal di perairan sekitarnya. Meski baru saja dilakukan penertiban, puluhan ponton tambah masih bergerak bebas, beroperasi dari malam hingga pagi hari tepat di kawasan yang menjadi andalan warga mencari ikan.
 
Padahal belum lama ini, Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Pos Mentok telah mengamankan sebanyak delapan unit ponton penambang ilegal yang beroperasi di wilayah tersebut. Saat itu, nelayan sempat merasa lega dan berharap perairan mereka kembali bersih agar bisa melaut dengan tenang. Namun harapan itu pupus, karena hanya berselang satu hari setelah penertiban, aktivitas itu kembali berjalan seolah tak pernah tersentuh aturan.
 
“Satu malam setelah ada penertiban, kami kira sudah aman. Tapi semalam mereka sudah bekerja lagi. Di tempat kami biasa menyebar jaring ikan bawal, sekarang sudah penuh ponton. Jaring kami malah tersangkut dan rusak. Kalau begini terus, bagaimana kami mau bekerja?” ungkap salah satu nelayan setempat yang enggan disebut namanya.
 
Ia menambahkan, keberadaan ponton-ponton itu tidak hanya merusak alat tangkap, tapi juga mengubah dasar perairan sehingga ikan menjauh. Selama ini, aktivitas tambang itu tidak memberikan manfaat apa pun bagi warga pesisir. Keuntungan yang didapat dinikmati oleh pihak-pihak tertentu saja, sementara nelayan harus menanggung kerugian.
 
“Kami tidak tahu siapa yang menguasai ponton-ponton itu, tapi mereka berani beroperasi malam hari seolah punya perlindungan. Tempat ini adalah zona tangkap kami yang sudah diwariskan turun-temurun, sekarang kami terpinggirkan,” tambahnya.
 
Nelayan meminta agar aparat penegak hukum di Kabupaten Bangka Barat tidak hanya berhenti pada pengamanan sesaat, namun menindaklanjuti hingga ke akar masalah. Mereka berharap perairan Kranggan Tembelok benar-benar dikosongkan dari segala bentuk aktivitas tambang yang merusak dan merugikan mata pencaharian warga.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai kelanjutan penertiban di lokasi tersebut.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan