BREAKING NEWS! Pj Wali Kota Pekanbaru Terciduk,OTT KPK Risnandar Mahiwa Resmi Bakal di Tetapkan sebagai Tersangka.

BREAKING NEWS! Pj Wali Kota Pekanbaru Terciduk,OTT KPK Risnandar Mahiwa Resmi Bakal di Tetapkan sebagai Tersangka.

 



DUMAI/RIAU -- Lembaga Anti Rasuah KPK Jakarta terjun langsung Ke Provinsi Riau, berhasil Ungkap Pejabat PUBLIK yang tertangkap tangan (OTT) di Pekanbaru, Riau, termasuk Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa.

“Penangkapan terhadap Pj Walkot Pekanbaru,” kata Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, di hari Senin Malam(02/12/24) Kabar Terciduk nya PJ.Walikota Pekanbaru di OTT KPK telah Beredar Luas Pemberitaan Media Massa, sampai Pada Selasa (3/12/2024) hari ini, 

Terbilang Raih Kesuksesan Besar untuk Lembaga Anti Rasuah KPK menjadi Prestasi terbaik mengungkap Perilaku Para oknum - Oknum Pejabat PUBLIK yang melakukan Gratifikasi Serta Penyuapan Hingga saat ini yang Kian Marak di Provinsi Riau, Tanak belum merinci perkara suap yang terungkap dalam OTT tersebut. Termasuk soal barang bukti yang diamankan,Hingga saat ini, tadi nya hanya 4 orang Pelaku OTT ternyata informasi berita Beredar terdapat Rentetan pelaku Oknum nya terbilang kini berjumlah 8 orang Resmi terperiksa, Tanak belum merinci perkara suap yang terungkap dalam OTT tersebut,namun bersama Barang Bukti (BB) di dapatkan ada Sejumlah Uang yang turut di amankan,Termasuk soal barang bukti Dokumen lainnya.

Pj Wali Kota Pekanbaru Terciduk,OTT Risnandar Mahiwa Resmi Bakal di Tetapkan sebagai Tersangka bila Sesuai Sitaan Sejumlah barang Bukti,jadi buat Rekan-rekan Media, harap bersabar kami akan pastikan Untuk mengumumkan segera di Balik motif Penyuapan dari sejumlah oknum Pelaku Penyuapan tersebut.

Ini Profil lengkap nya Risnandar Mahiwa Yang di OTT KPK sebagai Lembaga Anti Rasuah, dengan Nama Lengkap Risnandar merupakan pria kelahiran Luwuk, 6 Juli 1963. Ia lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) 2006.

Risnandar lalu melanjutkan pendidikannya dan meraih gelar magister administrasi pemerintahan daerah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2009.

Berlanjut untuk Mengawali kariernya, Risnandar pernah menjabat sebagai Lurah Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, pada tahun 2010 hingga 2011.

Setelahnya, Risnandar lalu dimutasi ke Kemendagri,Sejumlah jabatan mulai dari staf, kepala sub-bagian, hingga kepala bagian pun pernah diembannya.

Hingga akhirnya, pada 2022, ia diangkat menjadi Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Pada Mei 2024, ia lalu dilantik menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru.

Pelantikan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 100.2.1.3-1122 tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Wali Kota Pekanbaru Provinsi Riau.

Lebih mengangetkan harta kekayaan nya ternyata Risnandar Mahiwa, Tercatat dari laman LHKPN KPK, Risnandar setidaknya telah menyampaikan tiga laporan harta kekayaan. Laporan terakhir ia sampaikan pada 18 Maret 2024 untuk tahun periodik 2023.

Laporan tersebut dibuat Risnandar dalam jabatannya sebagai direktur di Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum. Dalam laporan itu, total kekayaannya mencapai Rp 1,9 Sungguh Fantastik.

Berikut rinciannya:

Sebidang tanah dan bangunan di Jakarta Pusat yang didapatkan dengan hasil sendiri senilai Rp 830 juta,Tiga kendaraan: mobil BMW, sepeda Brompton, dan motor Royal Enfield Bullet Classic 500, dengan total nilai Rp 255 juta,Harta bergerak lainnya: Rp 5 juta;

Kas dan setara kas: Rp 520 juta;

Harta lainnya: Rp 340 juta;

Utang: Rp 40.169.935

Total kekayaan: Rp 1.909.830.065.

Lebih lanjut,Harapan Salah' Satu nya Sangat menarik Perhatian khusus Dari Komentar dan pendapat Masyarakat Provinsi Riau Kalau dapat Meminta Lembaga KPK terjun segera melakukan Pemantauan terhadap Semua Pejabat PUBLIK atas kinerja nya dengan cara melakukan Sidak Lapangan di Seluruh pembangunan infrastruktur di Beberapa kabupaten/Kota di provinsi Riau dalam hal Pemantauan lebih lanjut dan menindaklanjuti Laporan masuk ke kantor KPK Jakarta,termasuk di sejumlah proyek milyaran rupiah yang tak kunjung Selesai dalam Hal Penelusuran Sidak Selain juga terkait OTT bagi kepercayaan Publik terhadap KPK sebagai Lembaga Anti Rasuah, Yang Sangat di Apresiasi Baik oleh segenap Lapisan masyarakat di Provinsi Riau.

Liputan Khusus: ",Tim Media -C45T*.

Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Terimakasih telah berkunjung ke portal berita siber news.pw... Semoga anda senang!!