Provinsi Bangka belitung, Pangkalpinang Senin 10 April 2026 Hujan deras dan angin kencang berapa hari ini air merendam pekarangan rumah warga dan pohon pohon pada tumbang, penyebabnya ambruk material siring saluran air menutupi air mengalir ke rumah rumah warga di jalan rawa indah Desa kace timur, kecamatan Mendo barat batas kelurahan kacang pedang, Kota Pangkalpinang.
Hujan deras debit air dari jalan tampuk pinang pura belakang pesantren muhabbab turun ke jalan rawa indah air meluap disebabkan saluran siring di kiri kanan jalan roboh sehingga menutupi saluran air menuju kolong PDAM meluap ke jalan jalan dan halaman rumah warga sekitar.
Kerusakan infrastruktur siring saluran air di kiri kanan yang masuk dua wilayah desa kace timur dan kelurahan kacang pedang sudah bertahun tahun. Hingga saat ini belum ada perbaikan atau pembersihan siring saluran air.
Penyebab air meluap dari saluran air tersumbatnya oleh material batu siring yang roboh menutupi sehingga pasir menumpuk dan air meluap ke jalan hingga ke pekarangan rumah rumah warga sekitar.
Menurut salah satu warga rejoi, mengatakan roboh siring disebabkan kendaraan besar truk melintas, dimana jalan kecil sehingga roda truk menghantam pinggir siring hingga roboh, batu gunung tersebut menutupi bandar disini, dimana pemerintah tidak pernah memperhatikan kerusakan disini," ujarnya.
Begitu juga edo mengatakan kapan hujan deras air menghambur ke jalan disebabkan bandar buntu hingga mengalir ke jalan serta ke rumah warga sekitar. Yang sangat parah saluran air dekat tiang listrik gang nila tersebut buntu total maka air mengalir dan menampunh ke halaman salah satu warga," ujarnya.
Lanjutnya, air yang menampung dihalaman salah satu rumah warga tidak ada akses saluran air buangan ke kolong PDAM tersebut, jika dibiarkan hujan satu malam debit air besar bisa meluap dan membanjiri rumah warga sekitar,' ujarnya.
Menurut salah satu pengurus ormas di kota Pangkalpinang bang pran, semua ini disebabkan tidak ada perhatian dan kepedulian pemerintah kita ini, seharusnya infrastruktur yang sudah dibangun tersebut diperiksa yang akan menyebabkan banjir saat musim hujan," ujarnya.
Jangan sudah banjir besar dan air masuk ke rumah rumah warga baru pemerintah sibuk mengatasi banjir tersebut, namun sebelum banjir besar inilah buktinya mana ada kepedulian pemerintah, ku kasih tahu biar mereka tahu, sebab bandar rubuh nutup bandar maka air meluap banjir ini," ujar bang pran.
Setiap infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah adalah aset pemerintah, jalan dan siring ini aset pemerintah yang harus periksa kerusakannya, jika ada kerusakan sudah ada anggaran perbaikannya dari negara, kemana anggaran perbaikan tersebut(...).? hal ini menjadi tanda tanya kami masyarakat.
Jika tidak ada perbaikan sama sekali tentu dampaknya banjir tersebut masyarakat, seperti jalan rawa indah ini, akibat Siring roboh nyumbat bandar, bandar penuh dengan pasir dan sampah sehingga air meluap," ujar bang pran.
Dengan begitu saya meminta pemerintah untuk meninjau saluran air jalan rawa indah ini, harus ada perbaikan, jangan dilakukan pembiaran sebelum lebih parah yang akan menyebabkan banjir besar," tutupnya.
Setiap hujan air dari atas jalan tampuk pinang pura turun mengalir ke jalan rawa indah dengan debit air cukup besar, tersumbat material batu siring roboh dan pasir, sampah sehingga meluap besar.
Kerusakan infrastruktur saluran air jalan rawa indah batas dua wilayah Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang untuk dilakukan peninjauan dan perbaikan.
Banjir ini meluap air dari saluran siring disebabkan penyumbatan dari bahan material serta curah hujan dengan intensitas tinggi berapa hari ini merupakan akumulasi dari pembiaran selama bertahun-tahun.
Dampaknya adalah ancaman bagi masyarakat.
Sementara itu, Walikota Pangkalpinang, Bupati Bangka, Camat Gerunggang, Camat Mendo barat, Lurah Kacang pedang dan Kades kace timur diminta oleh publik untuk memberikan keterangan terkait kerusakan infrastruktur jalan rawa indah tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan Redaksi masih berupaya mengonfirmasi seluruh Pihak-pihak terkait guna memenuhi asas keberimbangan pemberitaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.tim
Tags:
Berita
